Berapa Biaya Buat Rumah Minimalis 1 Lantai di 2026? Segini Biayanya

Harga rumah minimalis
Ilustrasi: rumah minimalis 

Membangun rumah minimalis satu lantai masih menjadi pilihan populer di 2026, terutama bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian sederhana namun layak. Mengetahui perkiraan biaya konstruksi sejak awal sangat penting agar persiapan anggaran lebih matang dan terhindar dari pembengkakan biaya. 

Menurut tim dari Rebwild Construction, estimasi biaya untuk membangun rumah minimalis satu lantai di Jakarta pada tahun 2026 sekitar Rp 4,5 juta per meter persegi. Nominal ini mencakup material utama seperti pasir, semen, genteng, batu bata ringan, cat, serta upah tukang borongan. 

Wildan, perwakilan dari Rebwild Construction, mengatakan bahwa angka tersebut menggambarkan biaya standar pembangunan rumah sederhana. Ia mencatat bahwa harga bisa berbeda di luar Jakarta tergantung kondisi pasar lokal. 

Meski demikian, biaya ini belum termasuk beberapa komponen tambahan seperti instalasi listrik, pembuatan taman, teras, atau pagar rumah, yang umumnya membutuhkan anggaran ekstra sesuai spesifikasi dan luas area yang diinginkan. Sebagai contoh, biaya memasang pagar rumah dengan material standar bisa mencapai sekitar Rp 2 juta per meter persegi. 

Contoh Perkiraan Total Biaya

Sebagai ilustrasi, rumah minimalis tipe 36 (luas bangunan 36 m²) bisa dihitung biaya pembangunannya sebagai berikut:

Biaya konstruksi: 36 m² × Rp 4,5 juta = Rp 162 juta

Instalasi listrik: sekitar Rp 500 ribu

Dana tak terduga (10–15%): sekitar Rp 24,3 juta

Dengan perhitungan tersebut, total biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah tipe 36 satu lantai diperkirakan sekitar Rp 186,8 juta di tahun 2026. 

Para ahli properti juga menyarankan agar pemilik rumah menyiapkan dana cadangan sekitar 10–15% dari total anggaran untuk menghadapi kebutuhan tak terduga selama proses pembangunan. 

Faktor yang Memengaruhi Biaya

Estimasi di atas berlaku untuk material dan struktur dasar dengan standar menengah. Biaya bisa meningkat jika memilih material berkualitas tinggi, desain rumah lebih kompleks, atau tambahan fasilitas seperti kanopi, taman, ruang servis, dan interior khusus. Selain itu, lokasi proyek juga memainkan peranan penting dalam menentukan total biaya konstruksi di berbagai daerah Indonesia. 

Dengan memahami komponen biaya dan melakukan perencanaan matang sejak awal, masyarakat diyakini dapat lebih efektif mengatur anggaran pembangunan rumah minimalis di 2026 tanpa mengalami over budget.